Rabu, 09 April 2008

WAKIL RAKYAT


Memang tidak salah kalau Bapak Presiden kita marah-marah. Siapa yang tidak akan marah atau kesal, bila kita sering melihat di layar TV, "Wakil Rakyat" yang rapat itu sedang tidur, baca koran, sms, telepon, dengerin musik atau ngobrol ngalor ngidul, padahal rapat tersebut membahas tentang rakyat yang mereka wakili suaranya di pemerintahan.


Cek...cek...cek...

Otak dan hati nuraninya pada ada dimana ya?????????

Sadarlah hai "Wakil Rakyat", sekarang ini rakyat sedang menderita dan memprihatinkan. Sandang pangan sangat susah di dapat, bila ada tapi uang tidak mencukupi untuk mendapatkannya. Ini disebabkan kebijakan dan keputusan yang tidak melihat aspek ke depan tentang rakyat kecil.

Kalian boleh berkata ini untuk kemajuan Indonesia ke depan, tapi tidak melihat dampak yang disebabkan. Kalau Anda memang "Wakil Rakyat" yang benar-benar memperjuangkan rakyat, coba buka mata dan telinga Anda. Jangan cuma "Gaji" saja yang minta besar, tapi pemikiran Anda tentang rakyat adalah kecil/masa bodo.

Ingatlah lagu ini :

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat

Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu setuju

Lagu ini seharusnya menjadi cambuk untuk Anda sebagai "Wakil Rakyat"

Selasa, 18 Maret 2008

KORUPSI???????

Negera ini negara HUKUM. Semua pelanggaran harus ditindak oleh HUKUM dengan seadil-adilnya. Tidak pandang BULU (bukan bulu yang lain ya), baik itu pejabat ataupun penjahat. Tidak kenal kata SUAP (bukan Siap Untuk Anak Pejabat) ataupun KORUPSI (bukan KOordinator Untuk Pejabat Seluruh Indonesia). Karena Instansi Peradilan kita bersih dari semua itu.
%#!#*&!*Y!!!@~!))))!*!#*&#*!@&#...... Apa iya ya....?????????????
Wueleh... wueleh.... kepriben iki
Ternyata.....
Instansi Peradilan kita memang BERSIH dari SUAP dan KORUPSI, alias tidak main di depan orang buanyak.
Hwa...ha...ha...ha...
Bagaimana pemerintahan mau sehat dan negara bisa aman, makmur, sejahtera dan gemah ripah lo jenawi, kalau semua instansi main sikat main mangap, gak peduli itu kotor atau pun bluwek.
Imbasnya ya Rakyat... ya bangsa ini....

Pa'e...... Bu'e..... akhlak dan hati nuranimu nang di....
Opo kowe ora punya...
Wes.. kyai....tulung wong-wong iki...
Supoyo podo slamet!!!!!

Rabu, 13 Februari 2008

PENGGUSURAN

Sering kita lihat dan kita dengar, di televisi, radio, teman-teman kita, kita lihat/alami sendiri kejadian penggusuran rumah, toko, pasar dan lain sebagainya. Banyak alasan yang dilontarkan oleh pihak pemerintah.
Alasan yang terkadang dibuat-buat hanya untuk sebuah bisnis semata dan demi keuntungan pribadi atau pihak-pihak tertentu. Mereka tanpa pandang bulu dan peri kemanusiaan, yang terpenting harus rata dengan tanah, walaupun harus bergelimang darah.
Tak peduli mereka harus berteduh dimana. Tak ada realisasi untuk mereka yang digusur. Walaupun PBB setiap tahun mereka bayar demi sepetak tanah yang mereka bangun dan dihuni.
Ooohhhhh nasib......
Kenapa selalu berpihak pada yang berkuasa dan berkantong tebal
Dimana hati nurani mereka....
Dimana rasa belas kasihan mereka....
Apakah karena kami orang yang tidak mempunyai kekuasaan dan jabatan
ataukah karena kami orang yang kalian pandang hina
atau memang kalian orang-orang yang zalim dan kejam....
Tapi kami mempunyai hak
Hak untuk hidup di negeri tercinta ini
Hak untuk membela kehidupan kami
Jangan sampai negeri ini ternoda dengan darah
Darah orang-orang yang berdosa....

Ya Tuhan ku....
Bimbinglah para pemimpin bangsa ini
Bukalah mata hati mereka
Jangan sampai mereka menjadi buta mata dan buta hati...

Minggu, 27 Januari 2008

SELAMAT JALAN PAK....


Berjuta tangis....
Berjuta tawa....
Berjuta haru...
Berjuta gembira...
Mengiringi kepergianmu...
Didalam perjalananmu yang penuh dengan kisah
yang penuh kontroversi
tapi kami adalah bangsa Indonesia
yang menghargai para Pahlawannya
Jasa dan dosa dilebur jadi satu
Penghormatan yang tinggi untukmu
Selamat Jalan....
Bapak Pembangunan...
Selamat Jalan Pahlawanku....

Dalam kehidupannya penuh dengan misteri. Kasih sayang, kedigtatoran, Kolusi dan masih banyak lagi yang tidak bisa diungkapkan. Kini semua itu telah tertimbun bersamanya. Ide dn pikirannya yang membangun sekarang ini tidak dipergunakan oleh bangsa ini, tetapi diterapkan oleh negara lain.
Idenya tentang "SWA SEMBADA PANGAN" telah puspus, sangat disayangkan.... negeri yang gemah ripah lo jinawi ini sekarang menjadi pengimpor paling besar untuk pangan.
Kenapa kita tidak berpikir yang sehat, ide yang cemerlang walaupun dari mantan pemimpin yang kontroversial ini kita terapkan terus. Ingat : Ambil yang baik-baik dan buang yang buruk.
Bangkitlah Bangsa ini, Jangan Terlalu Terlelap
Jadikan Bangsa ini sebagai MERCU SUAR DUNIA....

Jumat, 25 Januari 2008

POLISI PAMONG PRAJA (POL PP)

Polisi Pamong Praja sekarang ini lagi giat-giatnya memberantas pedagang kaki lima, penggusuran warga serta merazia WTS/waria. Sering kita melihat di media-media cetak ataupun elektronik tentang kerja POL PP ini, mereka terkadang/sering melakukan kekerasan terhadap para pedagang-pedagang yang barang dagangan mereka diangkut. Pernahkah mereka berfikir asal mereka dari mana? Punyakah hati nurani mereka ini? atau Mereka ini sebenarnya preman yang berseragam yang dikoordinir oleh pemerintah atau apa?
Mengurangi pengangguran apakah dengan cara begini? Harga-harga kebutuhan pokok sekarang ini meningkat naik dengan drastis. Rakyat miskin menjadi korban.
Berfikirlah dengan bijak pa'e...tolong ditinjau ulang masalah POL PP ini.

TKI MENJADI KORBAN DALAM DAN LUAR

Pemerintah pernah bilang bahwa TKI adalah devisa negara yang paling besar untuk negara ini. Tapi kenapa banyak TKI yang menjadi korban dan pemerintah hanya mendengar dan melihat saja tanpa adanya bentuan untuk membantu TKI. Kejadian-kejadian TKI yang diperkosa, disiksa, dianiaya serta banyak lagi kejadian-kejadian lain yang menimpa TKI di luar negeri. Belum didalam negeri, TKI yang disiksa pun juga ada. Mereka dikurung seperti hewan-hewan ternak yang akan diperjualbelikan, belum lagi apabila mereka tiba di Bandara. Mereka dimintai uang dengan alasan tetek bengek yang menjerat leher mereka.
Baru beberapa saja TKI yang tolong pemerintah dan ini pun karena desakan-desakan dari masyarakat banyak. Sepertinya pemerintah memandang mereka hanya sebelah mata saja. Uangnya mereka ambil, orangnya dimasa bodokan.
TKI...oh TKI....malang nasibmu ndo....

DEMOKRASI

Demokrasi di negeri ini memang sudah lama ada. Dan baru beberapa tahun ini banyak orang-orang menggembar-gemborkan masalah demokrasi. Sekarang ini malah kita melakukan demokrasi yang sering kebablasan alias demo crazy. Demokrasi bukan melaksanakannya dengan melakukan demo yang seenak udele. Membuat masyarakat banyak menjadi korban.